Rayap Kayu Basah dan Rayap Kayu Kering, Apa Bedanya?

Sumber: unsplash.com

Saat ini siapa yang belum mengetahui material kayu? Material ini dapat dikatakan menjadi material yang serbaguna. Mengapa serbaguna? Karena kayu dapat dijadikan bahan untuk kerajinan tangan, meubel, hingga menjadi bagian dari konstruksi sebuah bangunan.

 

Kayu Basah dan Kayu Kering

Dari banyaknya kegunaan dari kayu tersebut, apakah anda sudah tau mengenai istilah kayu basah dan kayu kering? Hayooo udah tau belum nih? Mincro kasih tau deh, kayu basah merupakan kayu yang memiliki kadar air diatas 18%, sedangkan kayu kering itu kadar airnya hanya berkisar 8 % – 12 %. Gimana cara mengetahui kadar airnya, Min? untuk mengetahui hal tersebut anda dapat menggunakan MC meter yang akan menunjukkan jumlah kadar air dari kayu yang anda gunakan.

 

Organisme Perusak Kayu

Bahan material yang satu ini memiliki beberapa serangan dari beberapa organisme perusak kayu, seperti jamur, rayap, dan serangga lainnya. Rayap merupakan salah satu serangga perusak kayu yang banyak ditemukan pada beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas yang kurang baik. Namun, tahukah anda jika rayap yang berada di kayu basah, berbeda dengan rayap yang berada di kayu yang kering?

 

Rayap di kayu kering dan basah

Sumber: trianglepest.com

 

Rayap kayu kering banyak ditemukan pada furniture hingga konstruksi kayu yang berada di dalam rumah. Selain itu, dapat dikatakan bahwa rayap kering ini yang paling banyak memiliki kesempatan untuk merusak perkayuan. Jika dilihat dari segi ukurannya, rayap kayu kering lebih kecil dari kayu basah, yaitu sekitar 12 mm. Rayap ini sulit ditemukan jika kerusakan dari sebuah kayu belum terlihat besar dan mencapai kerusakan yang parah. Selain itu, penyebab lainnya adalah rayap kayu ini hidup di bagian dalam kayu sehingga sulit ditemukan.

 

Sumber: orkin.com

 

Berbanding terbalik dengan rayap kering, rayap kayu basah menyukai tempat-tempat yang lembab. Rayap jenis ini bertahan hidup pada kayu-kayu yang memiliki kadar air yang banyak atau yang memiliki kelembaban yang tinggi, serta pada kayu mati dan sudah mengalami pembusukan. Ukuran rayap kayu basah hampir dari 2x ukuran rayap kayu kering. Rayap ini banyak ditemukan pada beberapa lokasi, seperti hutan, kebun, taman, dan sebagainya. Dapat dikatakan bahwa rayap ini tidak dapat bertahan pada area yang kering, seperti jenis sebelumnya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest